Rabu, 10 Oktober 2012

kemana Maya yang nyata ??

jeng jeng jeng

aku balik lagi ngeblogging..
aku hanya bingung, kemanakah maya yang dulu, maya yang ga terpengaruh dengan sesuatu yang mengganjal, apalagi mengganjal di hatinya.

hari ini aku melakukan kegiatan yang tidak terlalu banyak, ditutup dengan latihan koor di Gereja. Wuaow, SALAH.. latian Koornya bukan yang terakhir di hari ini, karena aku ingin melakukan pekerjaan yang sering aku sebut TUGAS NEGARA.. Harus ada keseimbangan antara tugas negara dan tugas akhirat, pemirsa :)

Beberapa hari ini aku merasa kacau.. Ga tau knapa bisa begitu, mungkin karena terlalu banyak pikiran, pekerjaan, dan kelelahan.. Karena kelelahan rasanya aku kepengen menyenderkan kepalaku di bahu seseorang.. yang di tulisanku sebelumnya bernama ikan lele.. sekarang aku ganti jadi nama Red.

Red aja deh buat skarang.

Maafkan aku Ya Tuhan.. Engkau memberiku hati, namun aku tidak bisa mengelola dan mengungkapkan isinya. aku terlalu pemalu untuk hal ini. Bapa, aku hanya ingin bertanya kepada diriku sendiri. kemana Maya yang dulu ?? rasanya ia sudah menghilang dari dunianya..

Kemana Maya yang ceria?
Kemana Maya yang antusias mengerjakan tugas?
Kemana Maya yang menyerahkan segalanya di tangan Tuhan?
Kemana Maya yang pemberani?
Kemana Maya yang bahagia walaupun sedang berkesusahan?

Ya Tuhan,
Maya emang selalu ga bisa mengungkapkan perasaan Maya, entah itu rasa sayang atau benci atau apapun itu. Maya terlalu individualis, dan itu sudah sejak lama. Tuhan, bantu Maya melupakan Red. Karena Maya tahu kalo Red bukan buat Maya, walau kita berada di warna yang sama. Cerahkanlah hatiku Ya JC.. mungkin aku akan sibuk sebagai wanita karier untuk mulai dari sekarang. dan ..   JC, kembalikanlah Maya kepadaku.. Karena terangku meredup.. lindungi semua orang dan aku..

Tidak ada komentar: